Breaking News

Latest updates and breaking stories • November 9, 2025 • Stay informed with reliable news coverage

Sunday, 09 November 2025
4 min read

Mediacepat.com

Berita Tercepat, Informasi Aktual

Viral
4 min read

Sultan Makassar Hadiahkan Lamborghini Rp22 Miliar untuk Anak

Viral! Pengusaha kaya di Makassar beri kado Lamborghini Rp22 miliar untuk anaknya yang baru berusia 9 tahun. Warganet heboh, antara kagum dan heran.

M

Melissa

November 09, 2025 at 3:16 PM
Share:
Sultan Makassar Hadiahkan Lamborghini Rp22 Miliar untuk Anak

Bayangkan ulang tahun ke-9, dan kado yang kamu dapat bukan sepeda atau PS5, tapi Lamborghini Huracán senilai Rp22 miliar.

Itulah yang terjadi di Makassar baru-baru ini — dan tentu saja, warganet langsung heboh.


Ulang Tahun Super Mewah yang Bikin Heboh

Video pesta ulang tahun seorang bocah berusia 9 tahun di Makassar viral di media sosial.

Bukan hanya karena kemeriahannya, tapi karena hadiah yang diterima: mobil sport mewah warna kuning mencolok yang diketahui merupakan Lamborghini Huracán STO, salah satu seri langka yang harganya mencapai lebih dari Rp22 miliar.

Dalam video yang beredar, bocah itu tampak girang, sementara sang ayah — yang dijuluki “Sultan Makassar” oleh warganet — tersenyum sambil menyerahkan kunci mobil.

Tidak butuh waktu lama, video itu langsung menuai jutaan tayangan di TikTok dan Instagram.


Reaksi Warganet: Antara Kagum dan Heran

Komentar warganet pun terbagi dua kubu.

Sebagian menganggap aksi itu sah-sah saja, mengingat kekayaan sang ayah memang fantastis. Namun, tak sedikit juga yang menilai pemberian tersebut terlalu berlebihan untuk anak seusia itu.

“Anak 9 tahun dikasih Lamborghini, aku 29 masih kredit motor,” tulis seorang pengguna TikTok disertai emoji tawa.
“Mungkin mobilnya bukan buat dikendarai, tapi buat investasi atau simbol prestise,” tulis lainnya.

Fenomena ini pun membuka kembali diskusi tentang gaya hidup sultan-sultan muda di Indonesia yang sering memamerkan kemewahan di media sosial.


Siapa “Sultan Makassar” yang Dimaksud?

Menurut berbagai sumber lokal, pria yang disebut “Sultan Makassar” itu adalah seorang pengusaha sukses di bidang properti dan otomotif.

Meski namanya belum diungkap resmi ke publik, beberapa akun media lokal menyebut ia dikenal dermawan dan kerap melakukan aksi sosial di wilayah Sulawesi Selatan.

Beberapa tahun terakhir, ia juga dikenal sebagai kolektor mobil mewah. Dari Rolls Royce hingga Ferrari, garasinya disebut-sebut bernilai puluhan miliar rupiah.

Namun kali ini, bukan koleksi pribadinya yang menarik perhatian — melainkan kado ulang tahun anaknya yang dianggap “terlalu mewah untuk usia SD.”


Apakah Anak 9 Tahun Boleh Punya Mobil?

Pertanyaan ini langsung muncul di kolom komentar.

Secara hukum, tentu anak berusia 9 tahun belum bisa mengemudikan mobil. Artinya, mobil tersebut bukan untuk dikendarai, melainkan simbol hadiah atau aset keluarga.

Menurut pengamat otomotif, mobil super seperti Lamborghini STO kerap dijadikan investasi jangka panjang karena nilainya yang stabil, bahkan bisa meningkat jika edisinya langka.

Namun tetap saja, banyak yang menganggap pemberian tersebut bisa menciptakan kesenjangan sosial di dunia maya.


Fenomena “Sultan Anak-Anak” di Media Sosial

Kasus ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, viral pula video anak berusia 10 tahun yang diberi rumah oleh orang tuanya di Surabaya, serta bocah yang dapat jam tangan seharga Rp1 miliar di Jakarta.

Sosiolog Universitas Indonesia, Dr. Rani Pramesti, menilai fenomena ini menunjukkan pergeseran nilai sosial di era digital.

“Sekarang, simbol kasih sayang sering kali diterjemahkan dalam bentuk materi. Orang tua ingin menunjukkan keberhasilan finansialnya melalui anak.”

Namun ia juga mengingatkan dampak psikologisnya.

“Anak bisa tumbuh dengan persepsi bahwa nilai diri diukur dari harga barang yang dimiliki. Ini berisiko terhadap perkembangan sosialnya.”


Reaksi Publik dan Pemerintah Daerah

Viralnya kabar ini bahkan sampai ke pejabat lokal.

Beberapa pihak meminta agar masyarakat tidak hanya menyoroti kemewahan, tetapi juga melihat sisi positif jika keluarga tersebut ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Pemerintah Kota Makassar pun memastikan bahwa tidak ada pelanggaran hukum, karena hadiah tersebut diberikan secara pribadi dan tidak ada unsur pajak yang dilanggar.

Meski begitu, warganet tetap ramai memperdebatkan relevansi kemewahan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum merata.


Antara Gaya Hidup dan Nilai Edukasi

Memberi hadiah kepada anak tentu hal wajar. Tapi apakah perlu semewah Lamborghini?

Psikolog anak, Mira Kartika, mengatakan bahwa pemberian hadiah sebaiknya disesuaikan dengan usia dan makna edukatifnya.

“Bukan masalah besar atau kecil nilainya, tapi apa yang dipelajari anak dari hadiah itu. Kalau sekadar simbol kemewahan, dikhawatirkan bisa membentuk pola pikir konsumtif,” jelasnya.

Ia menyarankan agar orang tua lebih fokus pada pemberian yang memotivasi anak untuk belajar, berkreasi, atau mengembangkan bakatnya.


Antara Cinta dan Citra

Kisah Sultan Makassar ini memang mengundang decak kagum sekaligus tanya besar.

Apakah hadiah supermewah seperti Lamborghini itu bentuk cinta orang tua, atau justru pencitraan di era digital?

Yang jelas, dunia maya kembali diingatkan bahwa di balik kemewahan, ada pesan moral yang lebih penting: mendidik anak dengan nilai, bukan sekadar materi.

Bagaimana menurutmu — apakah ini bentuk kasih sayang modern, atau justru tanda ketimpangan gaya hidup?

Tags:
Viral News 666 words
Share this article:

Comments (0)

No comments yet

Be the first to share your thoughts about this article!

Leave a Comment

Captcha

Related Articles

5 articles