Breaking News

Latest updates and breaking stories • September 16, 2025 • Stay informed with reliable news coverage

Tuesday, 16 September 2025
4 min read

Mediacepat.com

Berita Tercepat, Informasi Aktual

Hiburan
4 min read

Review The Conjuring: Last Rites, Horor Terbaru yang Menghantui

The Conjuring: Last Rites hadir dengan nuansa horor menegangkan. Benarkah ini jadi akhir perjalanan Ed dan Lorraine Warren?

S

Shafira

September 16, 2025 at 5:53 AM
Share:
Review The Conjuring: Last Rites, Horor Terbaru yang Menghantui

The Conjuring: Last Rites, Penutup Horor yang Penuh Emosi

Film horor selalu punya cara sendiri untuk membuat kita merinding, tapi The Conjuring: Last Rites hadir dengan beban yang lebih besar. Bukan sekadar film horor biasa, melainkan penutup dari seri inti Conjuring yang sudah berjalan lebih dari satu dekade. Fakta menariknya, film ini langsung mencetak rekor pembukaan dengan pendapatan sekitar 84 juta dolar di Amerika Serikat dan kini sudah mengumpulkan lebih dari 330 juta dolar secara global. Angka itu membuktikan, meski formula horor klasik sering disebut basi, daya tarik keluarga Warren belum pudar.


Kisah Nyata yang Jadi Inspirasi

Apa yang membuat seri The Conjuring begitu berbeda dengan film horor lain? Jawabannya sederhana: kisah nyata. Kali ini, Last Rites mengangkat cerita terkenal “Smurl haunting” di Pennsylvania pada era 1970-an hingga 1980-an. Keluarga Smurl mengaku mengalami teror gaib bertahun-tahun, mulai dari suara aneh, benda bergerak sendiri, hingga serangan fisik yang tak bisa dijelaskan secara logika.


Dengan latar kasus tersebut, film ini tidak hanya menyuguhkan hantu-hantu menyeramkan, tetapi juga drama keluarga yang kompleks. Menariknya, Last Rites menghadirkan kilas balik ke masa muda Ed dan Lorraine Warren, sekaligus memberi porsi lebih pada Judy Warren dan pasangannya, Tony. Seakan film ini ingin menegaskan bahwa warisan keluarga Warren tidak berhenti di generasi pertama.


Chemistry Patrick Wilson dan Vera Farmiga

Sejak film pertama, kekuatan terbesar The Conjuring bukan hanya pada hantunya, melainkan pada hubungan Ed dan Lorraine. Di Last Rites, chemistry Patrick Wilson dan Vera Farmiga kembali jadi daya tarik utama.


Banyak ulasan memuji bagaimana keduanya mampu menyeimbangkan rasa takut dengan emosi. Adegan horor memang bikin jantung berdegup, tapi momen kebersamaan pasangan ini justru membuat penonton tetap terhubung secara emosional. Sederhananya, kita tidak hanya takut pada apa yang menghantui mereka, tapi juga peduli bagaimana mereka saling melindungi.


Seorang kritikus bahkan menulis, “Wilson dan Farmiga adalah jantung dari film ini. Tanpa mereka, Conjuring hanyalah kisah horor biasa."


Horor Lama dengan Sentuhan Baru

Tidak bisa dipungkiri, beberapa penonton menilai Last Rites terasa mengulang formula lama. Rumah berhantu, bayangan misterius, hingga jump scare yang sudah bisa ditebak memang masih jadi menu utama. Kritik ini sah saja, karena seri Conjuring memang jarang keluar jauh dari pakemnya.


Namun ada yang berbeda. Sutradara Michael Chaves mencoba memberikan sentuhan emosional lebih dalam. Alih-alih hanya mengandalkan hantu muncul mendadak, film ini menekankan pada konflik psikologis dan trauma keluarga. Beberapa adegan berdarah juga menambah intensitas, membuatnya terasa lebih kelam dibanding seri sebelumnya.


Apakah ini berhasil? Tergantung sudut pandang. Bagi penggemar lama, nuansa nostalgia bercampur emosi mungkin jadi nilai tambah. Tapi bagi yang berharap inovasi, film ini bisa terasa terlalu familiar.


Box Office dan Rekor Baru

Secara bisnis, The Conjuring: Last Rites jelas sukses besar. Film ini mencetak pendapatan pembukaan domestik sekitar 84 juta dolar, angka yang menjadi rekor untuk film horor Warner Bros. Tidak hanya itu, hingga pertengahan September 2025, total globalnya sudah mencapai lebih dari 332 juta dolar.


Menariknya, film ini juga laris di pasar internasional. Di India, misalnya, Last Rites mencatat pendapatan hampir 70 crore hanya dalam waktu singkat, mengalahkan beberapa rilisan Bollywood besar. Angka-angka ini membuktikan bahwa horor dengan label “berdasarkan kisah nyata” masih punya daya tarik besar di berbagai belahan dunia.


Reaksi Penonton dan Kritikus

Seperti biasa, film horor selalu membagi opini. Di satu sisi, banyak penonton puas dengan penutupan seri yang emosional. Mereka merasa perjalanan bersama Ed dan Lorraine Warren mendapatkan akhir yang layak.


Di sisi lain, sejumlah kritikus menilai Last Rites terlalu bermain aman. Beberapa menyebut film ini sekadar mengulang formula lama dengan lapisan drama tambahan. GamesRadar bahkan menulis bahwa meski skor Rotten Tomatoes rata-rata, film ini tetap jadi salah satu yang terbaik dalam waralaba.


Apapun itu, faktanya film ini masih berhasil membuat bioskop penuh. Dan di era streaming seperti sekarang, itu adalah pencapaian yang patut diapresiasi.


Fakta Menarik di Balik Layar

Beberapa hal menarik turut memperkaya cerita di balik film ini. Sutradara Michael Chaves mengaku pengalaman menggarap Last Rites membuatnya lebih percaya pada hal-hal mistis. Ia banyak berbincang dengan keluarga Smurl dan merasakan betapa beratnya pengalaman mereka.


Film ini juga jadi ajang reuni bagi penggemar, karena menghadirkan lebih banyak interaksi Judy Warren. Karakter ini seakan dipersiapkan untuk meneruskan cerita, meski seri inti sudah berakhir.


Durasi film yang relatif panjang untuk ukuran horor juga memberi ruang lebih untuk membangun suasana, meski ada yang merasa ritmenya terlalu lambat.


Layak Ditonton atau Tidak?

Pertanyaannya sekarang, apakah The Conjuring: Last Rites layak ditonton? Jika kamu penggemar berat seri Conjuring, jawabannya jelas ya. Film ini menutup kisah Ed dan Lorraine dengan cara yang emosional, penuh nostalgia, sekaligus tetap menyeramkan.


Namun jika kamu sekadar penonton horor biasa yang berharap sesuatu yang benar-benar baru, mungkin akan merasa déjà vu. Formula lama memang masih mendominasi, meski dibalut konflik keluarga yang lebih kuat.


Akhir atau Awal Baru?

The Conjuring: Last Rites memang disebut sebagai penutup seri inti, tapi dunia horor The Conjuring Universe kemungkinan besar tidak berhenti di sini. Masih ada spin-off dan potensi cerita baru dari karakter lain.


Yang jelas, film ini sudah mencatatkan diri sebagai salah satu penutup waralaba horor paling sukses di box office. Dan bagi penonton, pertanyaannya sederhana: apakah kita akan merindukan Ed dan Lorraine, atau justru siap menyambut babak baru dari jagat horor ini?


Bagaimana menurut kamu, apakah Last Rites menjadi penutup yang memuaskan, atau sekadar pengulangan formula lama dengan kemasan baru?


Tags:
Hiburan News 838 words
Share this article:

Comments (0)

No comments yet

Be the first to share your thoughts about this article!

Leave a Comment

Captcha

Related Articles

3 articles